Archive for Me n Him

Bang Toyib (lagi)

hayo, skg sapa yang jadi bang Toyib? aku atau suamiku? 1 Maret 2010, lagi-lagi harus merelakan melepaskan tangannya lewat salam perpisahan yang lagi-lagi selalu menyayat hati, rada lebay kah kalimat ini? tapi inilah regional setting di hati saat ini, at least. setiap saat akan berpisah sementara selalu aja bertanya padanya kapankah kita bakal bener2 bersama, satu rumah, satu keluarga utuh..? jawaban darinya sangat realistis atau mungkin diplomatis, karena apapun keputusan yang kami ambil saat ini adalah bagian kecil dari proses mewujudkan rencana2 besar kami untuk sekarang dan nanti. Dan kami berkomitmen untuk siap menjalaninya.

I say YES, if this process is so painful, for me, a pregnant and lonely wife. hehe. the only thing makes me realize is a belief that i do can pass it, we do can pass it thru. walo in fact kenyataan di lapangan hal ini super sulit dilakoni. but thats life, givin a hard choice, rude life!

in fact, aku n suamiku bukan satu2nya couple yang melakoni long distant relationship ini, beberapa teman sejawat, seumur, adek kelas, kakak kelas dll dst n many more juga menjalani hal yang sama. aku masih termasuk beruntung karena sang suami masih bisa datang kepadaku setiap sebulan bahkan bisa dua bulan sekali kalo lagi ada waktu n rejeki.  Bandingkan dengan pasangan2 lain yang berpisah jarak yang sangat jauh beda pulau, beda negara, bahkan beda benua sampai ada yang harus merelakan anak yang dilahirkan jarang melihat ayahnya.

Hal yang membuat kami yakin untuk tetap bertahan menjalani ldr ini adalah suatu keyakinan bahwa tak lama lagi aku dan sang suami akan bersama. perpisahan sementara ini punya motivasi tersendiri, walo kadang iri juga ngeliat orang kemana-mana ditemani suami, ke dokter kandungan, ke pasar, dijemput suami pulang kantor, bla bla bla.

ya sudahlah Bismillah aja, semoga kami kuat n semakin kuat ngejalanin semua ini. kalo kami kuat insyaAllah anak kami juga kuat, kalo kami mandiri insyaAllah anak kami juga mandiri, kalo kami berhusnudzon insyaAllah anak kami jadi anak yang berhusnudzon. Mudahkanlah ya Allah :)

Leave a Comment

no theme

imagine my self walking at the sea shores and listening to and singing some songs from simply red..oh God, these lyrics make me mad :)

“Say you love me all around the world, Stay and hug me all around the world”

“Sometimes all I need is the air that I breathe and to love you
All I need is the air that I breathe yes to love you
Just to have you now
All I need is the air that I breathe you’re all I want”

“My love
I’ll never find the words, my love
To tell you how I feel, my love
Mere words could not explain
Precious love
You held my life within your hands
Created everything I am
Taught me how to live again
Only you
Cared when I needed a friend
Believed in me through thick and thin
This song is for you
Filled with gratitude and love

God bless you
You make me feel brand new
For God blessed me with you
You make me feel brand new
I sing this song ’cause you
Make me feel brand new

My love
Whenever I was insecure
You built me up and made me sure
You gave my pride back to me
Precious friend
With you I’ll always have a friend
You’re someone who I can depend
To walk a path that never ends

Without you
My life has no meaning or rhyme
Like notes to a song out of time
How can I repay
You for having faith in me”

no romantic sentences i may pronounce, but these lyrics represent what im feeling for you. i am not that perfect one, but im tryin’ for you. in hard times, we will survive coz i believe we are optimist to brush our problem away:)

for my lovely husband:)

Comments (1)

nothing but happy

hampir sebulan usia pernikahan kami, rasanya seneng, excited walopun kami harus terpisah sementara, dia di sana dan aku di sini. a lot of questions came to me and asked about how my life after married. well, frankly, there are some words i  just  cant explain  just to describe how happy i am now.

di sisi lain, (malu ngomonginnya :P ) aku mungkin agak2 shock dikit saat harus ngerjain pekerjaan2 yang dulunya dilakuin buat diri sendiri, then sekarang  harus dilakuin buat berdua, mulai dari packing2 pakaian, rapiin pakaian, setrika baju, nyuci pakaian, nyiapin makanan, tapi kalo masak ga juga cz masih nebeng di rumah emak hihi. Mungkin bagian yang agak2 buat aku a little bit nervous adalah when i have to meet his family, his parents, sisters, brother, and others family, since he has a big family. Suamiku berasal dari Jawa Tengah, dan bayangkan ketika bertemu dengan keluarga besarnya yang aku takutkan adalah sikapku yang mungkin terlalu lugas n nyablak. Tapi alhamdulillah, he has a nice family so i feel very comfortable with them. Aku juga ga bisa membayangkan betapa malunya aku saat diajak ngobrol bahasa Jawa, apalagi bahasa Jawa kromo inggil yang haluuus buanget dan dibahasakan buat orang yang lebih tua. ooh rasanya maluuu banget. yang paling lucu, suamiku cuma senyum2 aja melihat senyum di wajahku yang artinya “duh ga ngerti, ngomong apa yaaa?”

Alhamdulillah banget, Allah sudah mengirimkan dia kepadaku..lelaki yang baik dari keluarga yang sangat baik. Lelaki soleh yang tak segan menolongku  untuk melakukan banyak hal termasuk untuk ngerjain kerjaan rumah, dan yang paling penting, dia sangat sabar menghadapi aku yang super ga sabaran ini, apa yang kuinginkan selalu diusahakan untuk dipenuhinya, nasihat2nya pun mengena buatku, selama pernikahan kami dia tak pernah marah, malahan aku yang sering ngambek, uuh dasar perempuan, complicated! (maafin aku yah suamiku…:) ), hal lainnya yang membuatku surprise banget adalah kata-kata cinta dan sayang yang tak pernah absen dia ucapkan setiap hari..ou ouuu rasanya seperti melayang saat dia bilang cinta dan sayang…

Kini, kami harus pisah dulu sementara..semoga dia bisa segera pindah tugas ke Palembang, agar kami bisa sama-sama lagi. Sedih rasanya kalau harus pisah dulu..tapi Bismillah ajah, semoga dengan usaha dan doa yang tiada henti ini maka Allah akan memudahkan urusan kita dan menyatukan kita lagi..

Comments (2)

Miss U2

Sekarang..dia tengah dalam perjalanan pergi tuh sementara ke Bagan Siapi-api, Rokan Hilir. Rindu rasanya..susah mengungkapkan isi hati ini, karena mungkin aku tak bisa berkata-kata romantis dan mengucapkan puisi2 tentang apa yang aku rasakan. Tapi, aku tak ingin berlama-lama berpisah darinya. Dear Allah, please let me be by his side forever.

Comments (1)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 748 other followers